Negri di Ujung Tanduk

Negri di ujung tanduk

Saat hiruk pikuk tak berbentuk

Bangsa semakin terpuruk

Sedang disana orang-orang bertepuk

 

Negri di ujung tanduk

Ketika ulama menjadi tersangka

Harus kemana umat bertanya??

Tidak ada percaya, karena mulianya dihina

Padahal mereka orang-orang yg menjaga

Baik diri, keluarga, agama berlebih negara

 

Negri di ujung tanduk

Kepercayaan itu diberi, bukan diminta lantas dilepas

Perlu dijaga karena rakyat tidak buta

Rakyat awas situasi kondisi

Tetua kami pun gelisah, apa gerangan yg terjadi

Masa lalu, sekarang dan masa depan

Negri di ujung tanduk

Menjunjung tinggi adil

Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya

Berimbang dalam nalar dan sadar

Berlebih sedikit ke kanan ataupun kiri menghilangkan rasa, menghapus percaya

Karena keadilan kuasa, kecintaan rakyatnya

 

Negri diujung tanduk

Bukan akhir dari segala

Sebab salah dapat diperbaiki

dosa pun bisa diampuni

Bersyarat mengakui kesalahan diri

Berdamai dengan hati

Merangkul kembali kebenaran hakiki

Sedikit malu tak mengapa asal jujur terpelihara

Hanya lelah yg didapat, dari sandiwara semu

Seiring berjalan tenaganya kan habis bersama waktu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *